Tema :"Ikhtilat di dunia maya"
๐Materi๐
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
ุงْูุญَู
ْุฏُ ِِููู ุฑَุจِّ ุงْูุนَุงَูู
َِْูู َูุงูุตَّูุงَุฉُ َูุงูุณَّูุงَู
ُ ุนََูู ุฃَุดْุฑَِู ุงْูุฃَْูุจَِูุงุกِ َูุงْูู
ُุฑْุณََِْููู َูุนََูู ุงَِِูู َูุตَุญْุจِِู ุฃَุฌْู
َุนَِْูู ุฃَู
َّุง ุจَุนْุฏُ
Alhamdulillah... segala puji bagi Allah yang masih memberi kita nikmat Iman Islam, dan masih menetapkan hidayah-Nya dihati kita, hingga kita masih disebut Muslimah, dan diberi kekuatan hati untuk bergabung di majelis ilmu ini. Dan tidak bosan-bosannya Shalawat beserta salam kita curahkan kepada Junjungan kita Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi wassalam, keluarga, sahabat beserta para pengikutnya. Nabi yang telah memberikan contoh teladan pada kita dalam segenap aspek kehidupan. Amma Ba'du.
๐๐๐๐
Jama'ah AIHQ premium yang dirahmati Allah....
๐Malam ini kita akan berbicara tentang adab pergaulan Islam dan Ikhtilat ๐
๐๐๐
๐ bismilaahirrohmaanirrohiim
Akan tiba masanya
Akan tiba masanya
Akan tiba masanya
Hari-hari yang ganjil
Hari-hari yang ganjil
Hari-hari yang ganjil
Mari Mengetahui...
Mari Memahami...
Mari Menghayati...
๐
๐๐๐๐
... Hari-hari yang ganjil
Pemuda dan pemudi berjam-jam menghabiskan waktu mereka jalan-jalan dan berpelesiran di Mall atau
di Pasaraya. Namun mereka merasa letih dan berat untuk mengerjakan solat walau hanya satu rakaat. ๐ธ
๐๐๐๐
.... Hari-hari yang Ganjil.
Pemuda dan pemudi asik berkumpul mendengar lagu-lagu dengan hati yang girang gembira. Namun jika untuk mendengar firman-firman Allah, hati mereka menjadi sesak, seolah-olah mereka hendak naik ke langit sedang mereka tidak tahu bahwa perkara yang halal tidak boleh bercampur dengan perkara yang haram. ๐
๐๐๐๐
.. Hari-hari sangat ganjil
Saat janji janji terucap untuk saling bertemu. Berdua dalam kesunyian mengerikan. Berteman dengan tawa setan yang berderai. Namun jika untuk berkholwat disepertiga malam bermunajat bertemu sang Kekasih mereka lupa dan tak ingin mengingatnya.
☘๐☘
๐๐๐๐
... Hari-hari sangat ganjil
Ibu-ibu dan bapak-bapak mereka membiarkan saja isteri dan anak perempuan mereka memakai pakaian dengan menampakkan aurat bahkan menimbulkan fitnah kepada org lain tanpa ada rasa bersalah dan tidak berani untuk mencegahnya dengan alasan itu adalah hak asasi manusia, kubur masing-masing dll....๐ป๐พ
๐๐๐๐
...Hari-hari yang ganjil.
Begitu banyak hari-hari ganjil itu bersama kita dan kita ada bersamanya..๐ฆ๐ฆ
๐๐๐๐
...Hari-hari yang ganjil.
Begitu banyak hari-hari ganjil itu bersama kita dan kita ada bersamanya..๐ฆ๐ฆ
๐๐๐๐
[4/8, 19:56] Ustadzah Riyanti: Pejuang Qur'an yang dicintai Allah....
Islam adalah agama yang syamil (menyeluruh) dan mutakamil (sempurna). Agama mulia ini diturunkan dari Allah Sang Maha Pencipta, Yang Maha Mengetahui tentang seluk beluk ciptaan-Nya. Dia turunkan ketetapan syariat agar manusia hidup tenteram dan teratur.
Diantara aturan yang ditetapkan Allah SWT bagi manusia adalah aturan mengenai tata cara pergaulan antara pria dan wanita. Berikut rambu-rambu yang harus diperhatikan oleh setiap muslim agar mereka terhindar dari perbuatan zina yang tercela:
[4/8, 19:57] Ustadzah Riyanti: ๐๐Pertama, hendaknya setiap muslim menjaga pandangan matanya dari melihat lawan jenis secara berlebihan. Dengan kata lain hendaknya dihindarkan berpandangan mata secara bebas. Perhatikanlah firman Allah berikut ini, “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman; hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih baik bagi mereka…katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman; hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya…” (QS. 24: 30-31).
[4/8, 19:58] Ustadzah Riyanti: Awal dorongan syahwat adalah dengan melihat. Karena itu jagalah mata agar terhindar dari tipu daya syaithan. Tentang hal ini Rasulullah bersabda, “Wahai Ali, janganlah engkau iringkan satu pandangan (kepada wanita yang bukan mahram) dengan pandangan lain, karena pandangan yang pertama itu (halal) bagimu, tetapi tidak yang kedua!” (HR. Abu Daud).๐ณ๐
๐๐๐๐
๐☘Kedua, hendaknya setiap muslim menjaga auratnya masing-masing dengan cara berbusana islami. Secara khusus bagi wanita Allah SWT berfirman, “…dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya…” (QS. 24: 31).๐๐
๐๐๐๐
๐๐Dalam ayat lain Allah SWT berfirman, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu dan anak-anak perempuanmu dan juga kepada istri-istri orang mu’min: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.” (QS. 33: 59)
Dalam hal menjaga aurat, Nabi menegaskan sebuah tata krama yang harus diperhatikan, beliau bersabda: “Tidak dibolehkan laki-laki melihat aurat (kemaluan) laki-laki lain, begitu juga perempuan tidak boleh melihat kemaluan perempuan lain. Dan tidak boleh laki-laki berkumul dengan laki-laki lain dalam satu kain, begitu juga seorang perempuan tidak boleh berkemul dengan sesama perempuan dalam satu kain.” (HR. Muslim)๐ด๐พ
๐๐๐๐
๐นKetiga, tidak berbuat sesuatu yang dapat mendekatkan diri pada perbuatan zina (QS. 17: 32) misalnya berkhalwat (berdua-duaan) dengan lawan jenis yang bukan mahram. Nabi bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah berkhalwat dengan seorang wanita (tanpa disertai mahramnya) karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaithan (HR. Ahmad).๐บ
๐๐๐๐
Keempat, menjauhi pembicaraan atau cara berbicara yang bisa ‘membangkitkan selera’. Arahan mengenai hal ini kita temukan dalam firman Allah, “Hai para istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti perempuan lain jika kamu bertaqwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara hingga berkeinginan orang yang ada penyakit dalam hatinya. Dan ucapkanlah perkataan yang ma’ruf.” (QS. 33: 31) Berkaitan dengan suara perempuan Ibnu Katsir menyatakan, “Perempuan dilarang berbicara dengan laki-laki asing (non mahram) dengan ucapan lunak sebagaimana dia berbicara dengan suaminya.” (Tafsir Ibnu Katsir, jilid 3)
๐ท๐๐ท
๐๐๐๐
Kelima, hindarilah bersentuhan kulit dengan lawan jenis, termasuk berjabatan tangan sebagaimana dicontohkan Nabi saw, “Sesungguhnya aku tidak berjabatan tangan dengan wanita.” (HR. Malik, Tirmizi dan Nasa’i). Dalam keterangan lain disebutkan, “Tak pernah tangan Rasulullah menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hal ini dilakukan Nabi tentu saja untuk memberikan teladan kepada umatnya agar melakukan tindakan preventif sebagai upaya penjagaan hati dari bisikan syaithan. Wallahu a’lam. Selain dua hadits di atas ada pernyataan Nabi yang demikian tegas dalam hal ini, beliau bersabda: “Seseorang dari kamu lebih baik ditikam kepalanya dengan jarum dari besi daripada menyentuh seorang wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Thabrani).
๐พ๐ผ๐พ
๐๐๐๐
Keenam, hendaknya tidak melakukan ikhtilat, yakni berbaur antara pria dengan wanita dalam satu tempat. Hal ini diungkapkan Abu Asied, “Rasulullah saw pernah keluar dari masjid dan pada saat itu bercampur baur laki-laki dan wanita di jalan, maka beliau berkata: “Mundurlah kalian (kaum wanita), bukan untuk kalian bagian tengah jalan; bagian kalian adalah pinggir jalan (HR. Abu Dawud). Selain itu Ibnu Umar berkata, “Rasulullah melarang laki-laki berjalan diantara dua wanita.” (HR. Abu Daud).๐๐บ๐
๐๐๐๐
Wallahu A'lam bishshowab..
Alhamdulillah..
Shahabat cansol d baca baik2 ya..
๐๐๐๐
๐Rekapan pertanyaan A4๐
1. Ukhti Hamna G2448
๐ sebagian ada yg bru sya tahu, selama ini krena tdk tahu jdi sya lakukan..., itu gmna hukumx ???
Seseorang tdk dihukumi krn ketidaktahuannya. Namun sbg muslimah wajib untuk menjaga semangat menuntut ilmu, ilmu keislaman untuk menuntun kita pd amal2 yang di ridhoi Allah SWT
2. Ukhti Zubed G1238
๐ Mb,,,gmn hukumnya ya,,klo qt tlfn2an dg ikhwan yg bukn muhrim,,
Boleh kok kita berkomunikasi dg ikhwan. Dg tetap menjunjung tinggi adab islam.
Di zaman yang semakin maju, berkembang dan modern ini, bukan cuma sms-an atau telpon-telponan saja lho yang bisa jadi akses buat berkhalwat (bukan maksud memberi saran ya.. :D). Internet, kalau disalahgunakan juga bisa dijadikan ajang untuk ber-khalwat di dunia maya, apalagi dengan adanya jejaring sosial yang beraneka ragam. Facebook, twitter, Google plus, yahoo messenger ternyata juga sering dijadikan sarana untuk ber-khalwat. Ber-khalwat melalui dunia maya bukan di dunia nyata. Koq gitu? Karena media-media ini memungkinkan terjadinya interaksi dengan lawan jenis yang berlebihan. Awalnya hanya saling nge-wall tanya seminar, terus ujung-ujungnya pindah ke chatting nanya kabar. Mending kalau cuma nanya kabar, kalau sampai lanjut nanya ”Sudah makan belum Akhi?“, ”Lagi ngapain Akhi?“, “Hobinya apa Akhi?”, “Makanan kesukaan Akhi apa?”, “Suka tempe goreng nggak?”, “Suka ubi rebus nggak?” dan pertanyaan-pertanyaan tidak penting lainnya gimana coba.
Isi chattingnya bernuansa Islam koq, selalu dimulai dengan assalamu’alaikum, terus ada jazakumullah khairannya juga. Udah gitu saling bertukar tausiyah dan muhasabah juga koq. Mau ditambahin ayat-ayat Al-Qur’an , mau ditambahin Hadits , dimulai dengan basmalah dan diakhiri dengan doa kafaratul majelis, kalau memang niatnya untuk ber-khalwat ya dihukumi ikhtilat.
Oleh sebab itu, mari kita sama-sama menjaga gelar muslimah yang disematkan kepada kita. Berinteraksi dg lawan jenis boleh, tp tetap rambu rambu adab islami. Jgn berlebihan dlm percakapa. Sesuatu disebut dosa itu apabila sesuatu itu meresahkan jiwa kita.
3. Ukhti Sarah G1402
๐ -Ttg berjbat tngan krn hidp di desa blm smw bs mnerima hal tsb (tdk brjabt dg lwan jnis) jd sy brjbtnya hnya dg yg tua klo yg muda sdh pham, tu bgmn...? (msih proses pmhmn)
✅ perlahan lahan tetap kenalkan budaya/akhlak islami tsb ke kalangan y tua. Dg cara y santun dan lembut.
- Sbg seorg pndidik kn brtmu dg wali murid yg bpak2, kt bersikap ramh sbgmn yg lain tpi justru da lwan jenis mnyukai hal tsb, jdi hrs bgmn ya...? Trmksh ☺
Kalau sikap kita sdh adil dg semua pihak tp kok masih ada yang "terpesona" , maka kita wajib instropeksi diri. Mungkin mmg ada sikap y perlu diperbaiki. Apabila rasa suka tsb sdh diverbalkan ke kita....maka kitapun harus bersikap tegas.
๐๐๐๐
Closing statemen
Alhamdulillah... Ya Allah atas nikmat ukhuwwah yang Engkau limpahkan pada kami malam hari ini....
Jagalah hati kami....
Akhlak kami....
Hingga pantas kami
Bersama dengan kekasih kami
Rasulullah....
Tempat kami meneladani....๐
Mhn maaf sgl khilaf kata...
Akhirul kalam
Assalamualaikum wrwb....
๐๐๐๐
~
ikhtilat di Dunia Maya
Jendela Cahaya Arsy
DeveloperCras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 komentar:
Posting Komentar