Menggapai cahaya dengan hati terbuka
Menggapai Cita dengan segenap Jiwa
Menata jejak-jejak kehidupan
Yang datang silih berganti
Selayaknya waktu yang terus berjalan
Selayaknya hati yang terus berdetak
Itulah Usia yang terus bertambah
Hari ini Sabtu 2 April 2016, Seseorang telah meninggalkan jejak selama 22 tahun yang selama ini telah banyak menggoreskan pena sejarah di kehidupan kami para mujahidah. Hari ini seseorang tersebut memasuki usia ke 23, usia yang matang dan siap untuk berbagai hal. Jejak-jejak baru dan mendebarkan akan diwarnai dengan cahaya indah dan menyilaukan. (Jujur, dari dulupun engkau selalu menyilaukan bagi kami ukhti, Kilauan Bidadari Dunia)
Seseorang ini adalah Saudari Syurga kami, Ukhti Shalihah Amazing & Wonderfull.
Ukhti Shalihah dengan kemilauan Purple and Blue di setiap jejak yang ditinggalkan
Ukhti shalihah dengan segenap rasa menebarkan cahaya ukhwah dimanapun ia ditempatkan
Ukhti Shalihah yang selalu memotivasi kami dalam setiap kelelahan dalam berdakwah
Ukhti Shalihah yang kalau dimintakan menceritakan dirinya
Menggapai Cita dengan segenap Jiwa
Menata jejak-jejak kehidupan
Yang datang silih berganti
Selayaknya waktu yang terus berjalan
Selayaknya hati yang terus berdetak
Itulah Usia yang terus bertambah
Hari ini Sabtu 2 April 2016, Seseorang telah meninggalkan jejak selama 22 tahun yang selama ini telah banyak menggoreskan pena sejarah di kehidupan kami para mujahidah. Hari ini seseorang tersebut memasuki usia ke 23, usia yang matang dan siap untuk berbagai hal. Jejak-jejak baru dan mendebarkan akan diwarnai dengan cahaya indah dan menyilaukan. (Jujur, dari dulupun engkau selalu menyilaukan bagi kami ukhti, Kilauan Bidadari Dunia)
Seseorang ini adalah Saudari Syurga kami, Ukhti Shalihah Amazing & Wonderfull.
Ukhti Shalihah dengan kemilauan Purple and Blue di setiap jejak yang ditinggalkan
Ukhti shalihah dengan segenap rasa menebarkan cahaya ukhwah dimanapun ia ditempatkan
Ukhti Shalihah yang selalu memotivasi kami dalam setiap kelelahan dalam berdakwah
Ukhti Shalihah yang kalau dimintakan menceritakan dirinya
Maka Jatuhlah Butiran Jernih dari mata Ini
Butiran Jernih itu bukanlah tanda kesedihan mendalam dari hati ini
Namun Ungkapan Cinta yang sudah Allah SWT titipkan di hati ini..
Ungkapan Syukur atas Nikmat Allah SWT mempertemukan kami di Jalan-Nya
DI Jalan Cinta, Jalan Para Mujahidah, Mujahidah Ners Syurgawi..
Barakallah Fi Umurik Ukhti Sayang
Love you Cause Allah
Benar, hati ini memastikan kembali...
Benar, pikiran ini membenarkan...
Jikalau ditanya, seperti apa Ukhti Shalihah ini, tentunya butiran jernih lah yang akan memulai untuk menceritakannya. Sungguh, setiap butiran itu wujud cinta kami padamu ukhti Shalihah.
Flash Back 2010 (Sepertinya Juni)
Dari Sudut Pandang Saya ya Ukhties ni ceritanya
Saya mengenal ukhti ini karena masuk di kampus yang sama, fakultas yang sama, prodi yang sama dan satu angkatan . Awalnya saya kurang begitu kenal sama ukhti ini. Hehehe. Secara saya anak kota, ukhti ini anak rantau, jadi ya belum sefrekuensi. Kurang tau juga kapan bisa jadi dekat (Udah buka buku sejarah di otak tapi belum ketemu juga). Jujur, betul-betul gag ingat. Memori jangka pendek saya sepertinya harus diupgrade. Yang saya ingat kami berada dalam satu naungan rumah cinta dan bersama-sama berdakwah di kampus (mungkin disitu kami mulai dekat). Hehehe.
Kemudian kami juga satu acara, dulu satu divisi pas acara orientasi keislaman dikampus. Hehehe. Makanya beliau itu juga punya bakat kesekretariatan karena pas zaman orientasi sampai lembaga mahasiswa kerjaannya sekretaris melulu. Hehehe. Dan rupanya ada hikmah dibalik itu. Betul gg ukhti, itulah rencana Allah SWT ya, jalankan saja yang sudah tertulis di lauh mahfuz .
Pada tahun 2012, kami juga satu kepanitian besar, disinilah ukhti ini bermain peran sebagai kakak keren, cool dan macho.. hehehehe. Jauh berbeda dengan kesehariannya (kesehariannya gimana ya?). Saat itu ukhti ini dapat amanah jadi wakorlap sebuah acara bakti sosial, yang pokoknya harus koordinir adik-adik dan panitia yang cewek untuk aman sentosa dan sejahtera selama 3 hari full. Luar biasa, Amazing, Tepuk Tangan gag berhenti-henti (pegel ukh ). Banyak temen-temen yang kasih tanggapan positif tentang kepemimpinan lo ukh. Saya akui semuanya. Benar-benar Real dan Fakta. Hidup Ukhti Shalihah.
Kalau ditanya masalah ruhiyah, menurut saya ukhti ini stabil banget. Keren,dengan banyaknya prahara dan ujian, ruhiyah masih aja full (Patut dijadikan ukhti teladan). Masalah organisasi beliau juga sangat aktif, masalah pengetahuan jangan ditanya, ukhti ini pakarnya analisis. Hehehe. Walaupun ukhti ini masih muda beberapa bulan dari saya, beliau uda sepertinya kakak bagi saya. Gimana tidak, saya yang sering curhat dan minta solusi sama ukhti ini. Selalu ada saat dibutuhkan, gag pernah ngeluh padahal sayanya banyak ngerepotin. Wuaah, saya memang anak bandel. Syukran jzk ukhti sayang (Saya melankolis lagi ni) Hiks..Hiks. Maafkan saudarimu ini ya sering banget ngerepotin.
Gag Ingat juga kapan kita bisa dekat seperti ini. Gag ingat kapan menjadikan ukhti sebagai tempat pertama untuk curhat. Gag ingat kapan cinta luar biasa yang sampai saat ini cinta itu gag akan pernah luntur.. Gag ingat kapan kita mulai bersama-sama terwarnai dan mewarnai... Gag ingat kapan kita menggoreskan pena dakwah bersama..
Begitu banyak ketidakingatan saya akan dirimu ukhti shalihah...
Betapa perihnya hati ini saat begitu banyak ingatan yang terlupakan..
Ingin kembali ke waktu kita berjumpa, dan mencatat dengan rapi dan indah setiap kenangan kita bersama para mujahidah-mujahidah perindu Syurga.
Ya Allah...
Betapa beruntungnya saya dipertemukan denganmu ukhti shalihah.
Bersamamu kurasakan indahnya Syurga
Bersamanya kurasakan indahnya Islam
Ukhti Shalihah, hari ini kita masih di lingkaran yang sama
Menjaga Dakwah ini bersama
Setelah sekitar 6 tahun kita menjejakkan pena sejarah di wajihah-wajihah kita
Ukhti,walaupun nanti kita tak selingkaran
Benang Cinta karena Allah SWT sudah terikat erat, Insya Allah tak akan lepas.
Dimanapun nantinya engkau akan diamanahkan, ingatlah ukhti, Kami saudari-saudari Syurgamu itu. Carilah kami saat kami tak berada di Syurga Allah SWT. Carilah kami ukhti.
Ukhti, terima kasih telah menyertai hidup saya selama 6 tahun ini
Terima kasih telah memahami saya dengan banyaknya ketidaksempurnaan yang saya miliki sebagai seorang saudari
Terima kasih telah menjadi ukhti shalihah yang selalu menegur kami saat futur datang menerpa
Terima kasih telah menjadi orang pertama yang mengetahui kisah hijrah saya..
Darimu ukhti saya belajar banyak..
Belajar menjadi tangguh sepertimu
Belajar menjadi istiqomah sepertimu
Belajar menjadi berbakti kepada orang tua sepertimu
Bismillahirrahmanirrahim, Ya Allah. Hanya kepadamulah kami memohon pertolongan.
Ya Allah lindungilah ukhti shalihah ini dimanapun ia berada
Ya Allah jadikanlah ia sebagai salah satu pewaris dari syurga Indahmu
Ya Allah jadikanlah ia bidadari dunia yang dicintai penduduk bumi dan langit
Ya Allah jadikanlah ia sebagai seorang penghapal Qur’an yang nantinya bisa sebagai Hujjah saat bertemu denganmu
Ya Allah ridhailah setiap apa yang dicita-ciitakannya
Ya Allah tetapkanlah cahaya islam disetiap jejak usianya
Ya Allah berikanlah jodoh terbaik baginya dunia dan akhirat
Begitu banyak do’a yang akan ingin disampaikan, cukuplah hanya beberapa yang saya tuliskan.
Ukhti Shalihah, Uhibbuki
#Teruntuk Sahabat Syurga
Butiran Jernih itu bukanlah tanda kesedihan mendalam dari hati ini
Namun Ungkapan Cinta yang sudah Allah SWT titipkan di hati ini..
Ungkapan Syukur atas Nikmat Allah SWT mempertemukan kami di Jalan-Nya
DI Jalan Cinta, Jalan Para Mujahidah, Mujahidah Ners Syurgawi..
Barakallah Fi Umurik Ukhti Sayang
Love you Cause Allah
Benar, hati ini memastikan kembali...
Benar, pikiran ini membenarkan...
Jikalau ditanya, seperti apa Ukhti Shalihah ini, tentunya butiran jernih lah yang akan memulai untuk menceritakannya. Sungguh, setiap butiran itu wujud cinta kami padamu ukhti Shalihah.
Flash Back 2010 (Sepertinya Juni)
Dari Sudut Pandang Saya ya Ukhties ni ceritanya
Saya mengenal ukhti ini karena masuk di kampus yang sama, fakultas yang sama, prodi yang sama dan satu angkatan . Awalnya saya kurang begitu kenal sama ukhti ini. Hehehe. Secara saya anak kota, ukhti ini anak rantau, jadi ya belum sefrekuensi. Kurang tau juga kapan bisa jadi dekat (Udah buka buku sejarah di otak tapi belum ketemu juga). Jujur, betul-betul gag ingat. Memori jangka pendek saya sepertinya harus diupgrade. Yang saya ingat kami berada dalam satu naungan rumah cinta dan bersama-sama berdakwah di kampus (mungkin disitu kami mulai dekat). Hehehe.
Kemudian kami juga satu acara, dulu satu divisi pas acara orientasi keislaman dikampus. Hehehe. Makanya beliau itu juga punya bakat kesekretariatan karena pas zaman orientasi sampai lembaga mahasiswa kerjaannya sekretaris melulu. Hehehe. Dan rupanya ada hikmah dibalik itu. Betul gg ukhti, itulah rencana Allah SWT ya, jalankan saja yang sudah tertulis di lauh mahfuz .
Pada tahun 2012, kami juga satu kepanitian besar, disinilah ukhti ini bermain peran sebagai kakak keren, cool dan macho.. hehehehe. Jauh berbeda dengan kesehariannya (kesehariannya gimana ya?). Saat itu ukhti ini dapat amanah jadi wakorlap sebuah acara bakti sosial, yang pokoknya harus koordinir adik-adik dan panitia yang cewek untuk aman sentosa dan sejahtera selama 3 hari full. Luar biasa, Amazing, Tepuk Tangan gag berhenti-henti (pegel ukh ). Banyak temen-temen yang kasih tanggapan positif tentang kepemimpinan lo ukh. Saya akui semuanya. Benar-benar Real dan Fakta. Hidup Ukhti Shalihah.
Kalau ditanya masalah ruhiyah, menurut saya ukhti ini stabil banget. Keren,dengan banyaknya prahara dan ujian, ruhiyah masih aja full (Patut dijadikan ukhti teladan). Masalah organisasi beliau juga sangat aktif, masalah pengetahuan jangan ditanya, ukhti ini pakarnya analisis. Hehehe. Walaupun ukhti ini masih muda beberapa bulan dari saya, beliau uda sepertinya kakak bagi saya. Gimana tidak, saya yang sering curhat dan minta solusi sama ukhti ini. Selalu ada saat dibutuhkan, gag pernah ngeluh padahal sayanya banyak ngerepotin. Wuaah, saya memang anak bandel. Syukran jzk ukhti sayang (Saya melankolis lagi ni) Hiks..Hiks. Maafkan saudarimu ini ya sering banget ngerepotin.
Gag Ingat juga kapan kita bisa dekat seperti ini. Gag ingat kapan menjadikan ukhti sebagai tempat pertama untuk curhat. Gag ingat kapan cinta luar biasa yang sampai saat ini cinta itu gag akan pernah luntur.. Gag ingat kapan kita mulai bersama-sama terwarnai dan mewarnai... Gag ingat kapan kita menggoreskan pena dakwah bersama..
Begitu banyak ketidakingatan saya akan dirimu ukhti shalihah...
Betapa perihnya hati ini saat begitu banyak ingatan yang terlupakan..
Ingin kembali ke waktu kita berjumpa, dan mencatat dengan rapi dan indah setiap kenangan kita bersama para mujahidah-mujahidah perindu Syurga.
Ya Allah...
Betapa beruntungnya saya dipertemukan denganmu ukhti shalihah.
Bersamamu kurasakan indahnya Syurga
Bersamanya kurasakan indahnya Islam
Ukhti Shalihah, hari ini kita masih di lingkaran yang sama
Menjaga Dakwah ini bersama
Setelah sekitar 6 tahun kita menjejakkan pena sejarah di wajihah-wajihah kita
Ukhti,walaupun nanti kita tak selingkaran
Benang Cinta karena Allah SWT sudah terikat erat, Insya Allah tak akan lepas.
Dimanapun nantinya engkau akan diamanahkan, ingatlah ukhti, Kami saudari-saudari Syurgamu itu. Carilah kami saat kami tak berada di Syurga Allah SWT. Carilah kami ukhti.
Ukhti, terima kasih telah menyertai hidup saya selama 6 tahun ini
Terima kasih telah memahami saya dengan banyaknya ketidaksempurnaan yang saya miliki sebagai seorang saudari
Terima kasih telah menjadi ukhti shalihah yang selalu menegur kami saat futur datang menerpa
Terima kasih telah menjadi orang pertama yang mengetahui kisah hijrah saya..
Darimu ukhti saya belajar banyak..
Belajar menjadi tangguh sepertimu
Belajar menjadi istiqomah sepertimu
Belajar menjadi berbakti kepada orang tua sepertimu
Bismillahirrahmanirrahim, Ya Allah. Hanya kepadamulah kami memohon pertolongan.
Ya Allah lindungilah ukhti shalihah ini dimanapun ia berada
Ya Allah jadikanlah ia sebagai salah satu pewaris dari syurga Indahmu
Ya Allah jadikanlah ia bidadari dunia yang dicintai penduduk bumi dan langit
Ya Allah jadikanlah ia sebagai seorang penghapal Qur’an yang nantinya bisa sebagai Hujjah saat bertemu denganmu
Ya Allah ridhailah setiap apa yang dicita-ciitakannya
Ya Allah tetapkanlah cahaya islam disetiap jejak usianya
Ya Allah berikanlah jodoh terbaik baginya dunia dan akhirat
Begitu banyak do’a yang akan ingin disampaikan, cukuplah hanya beberapa yang saya tuliskan.
Ukhti Shalihah, Uhibbuki
#Teruntuk Sahabat Syurga

aamiin, allahumma aamiin, doa yang sama untukmu ukhtii sayaaaaang.
BalasHapusI don't know how to say this felling in beautiful words. Biar pada Nya saja, pada Sang Penggenggam hati, kulukiskan doa indah untukmu, untuk kita semua. uhibbuki fillah ukhtii shalihah :-)
#and you know, lo berhasil menjebolkan bendungan linangan bening mata gue.
Amin.
BalasHapus